Sabtu, 05/07/2008 11:03 WIB
Kasus Maftuh Fauzi
Komnas HAM Bakal Panggil Menkes
Nadhifa Putri - detikNews
Jakarta -
Kematian mahasiswa Unas Maftuh Fauzi hingga kini masih menimbulkan pertanyaan besar bagi sebagian kalangan. Untuk pengusutan kasus tersebut, Komnas HAM berniat memanggil Menkes Siti Fadilah Supari.
Komnas HAM menganggap, Menkes adalah orang yang paling tepat untuk memberikan penjelasan terkait kematian Maftuh yang misterius.
"Karena kan dia terkait dengan pelayanan kesehatan," ujar anggota Komnas HAM Nur Kholis pada detikcom Sabtu (5/7/2008).
Dia menuturkan, Menkes juga akan diminta untuk menjelaskan data-data terakhir yang dimiliki rumah sakit yang menangani Maftuh yang belum diterima Komnas HAM. Rumah sakit tersebut antara lain adalah Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) dan UKI.
"Dari RSPP pengacaranya mengatakan belum bisa memberikan keterangan. Sedangkan UKI, pimpinannya menyampaikan hal yang sama," imbuh Nur Kholis.
Komnas HAM menjadwalkan akan menemui Menkes pada Senin 7 Juli 2008 pukul 10.00 WIB. Jika Menkes tidak dapat hadir, Komnas HAM mengaku tidak masalah jika kehadirannya hanya diwakilkan.
"Kalau ada perwakilan kita terima, yang penting ada keterangan," ujar Nur Kholis.
Maftuh Fauzi adalah salah satu mahasiswa Unas yang mengikuti demo menolak kenaikan harga BBM pada 25 Mei lalu. Dia menghembuskan nafas terakhirnya pada 21 Juni 2008 di RSPP. Pihak rumah sakit menyatakan Maftuh meninggal karena menderita HIV/AIDS.
(ptr/nvt)
Baca juga :
SMS Iklan
mackebab, jajanan unik dgn prduk unggulan gormet yg slalu dinanti oleh para pelanggan kami..slmt menikmati..hegi .harjoyo@sumber solusi.com (+628113404165)
Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).