Berita Lain

Indeks Berita




Rabu, 08/10/2008 14:30 WIB
Krisis Ekonomi AS Tak Pengaruhi Pengadaan Alutsista TNI
Ramadhian Fadillah - detikNews

Jakarta - Krisis ekonomi yang melanda AS tidak akan berpengaruh banyak kepada pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI. Dephan mengaku belum terlalu khawatir terhadap krisis ini.

"Belum ada dampak signifikan dari krisis yang terjadi di AS. Kita lagi pantau bank-bank terutama yang memberi kredit, misalnya BNP Paribas dan Fortis," ujar Menhan Juwono Sudarsono usai bertemu KSAD Filipina Victor S Ibrado di Dephan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (8/10/2008).

Menhan menjelaskan tingkat suku bunga 6 hingga 8% masih dinilai wajar. "Kalau di atas 8% baru kita khawatir," ungkapnya.

Mengenai pengadaan 3 pesawat jet tempur Sukhoi, Juwono meminta agar DPR segera mencabut tanda bintang. Tanda bintang ini merupakan kode adanya permasalahan seperti spesifikasi maupun harga yang dinilai masih belum cocok.

"Dirjen Renhan (Rencana Pertahanan) sudah meminta Komisi I dan Komisi Anggaran untuk mencabut tanda bintang agar uang US$ 360 juta itu segera cair untuk mengadirkan 3 Sukhoi," ungkapnya.

Menhan menjelaskan Dephan dan Depkeu sudah setuju dengan seluruh proses pengadaan jet tempur canggih asal Rusia ini. Tinggal DPR yang belum menyetujui.

"Saya minta DPR tidak terlalu lama untuk mecabut tanda bintang karena setiap Sukhoi yang datang akan memperkuat daya tangkal kita," pungkas Juwono.(rdf/nrl)

Baca juga :

SMS Iklan

servis proyektor www.intimediaso lusindo.com (+6281584974631)

Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).